Trik Ampuh Menghindarkan Usaha dari Kerugian

3 Cara Jitu Menghindarkan Usaha dari Kerugian

Setiap usaha pasti mengalami pasang surut di mana masa jaya dan rugi berputar layaknya roda kehidupan. Hal seperti ini pun nyaris selalu menjerat semua pelaku usaha, baik mereka yang baru mulai membangun bisnis, hingga profesional berpengalaman sekalipun.

Ibarat kata, untung rugi dalam dunia usaha merupakan asam manis sebuah bisnis. Nah, dalam artikel ini, kita akan membahas trik-trik ampuh untuk menghindarkan usaha anda dari kerugian yang mungkin bisa membuat anda bangkrut.

Advertisement

Berikut ini beberapa tips guna menghindari usaha dari kerugian fatal:

  1. Manajemen bisnis yang tepat

Manajemen bisnis bisa dikatakan merupakan nyawa dari sebuah usaha. Sebab, manajemen mengatur semua jalannya tata usaha mulai dari modal, karyawan, operasional, penggunaan keuntungan, dsb. Oleh karena itu, anda harus memiliki ilmu manajemen yang baik sebelum memulai bisnis anda sendiri. Kendati demikian, ilmu manajemen tidak hanya bisa pelajari dari sekolah saja karena anda pun bisa belajar dari pengalaman atau berguru kepada mereka yang sudah profesional.

Pentingnya ilmu manajemen itu pun disadari betul oleh semua pengusaha, dan hal ini dibuktikan dengan dipekerjakannya karyawan-karyawan yang handal dalam bidang masing-masing oleh semua perusahaan. Dengan menyerahkan urusan suatu pekerjaan pada mereka yang ahli di bidangnya, maka perusahaan akan terus mengalami pertumbuhan dan terhindar dari kerugian. Sebaliknya, jika ia diserahkan pada mereka yang tidak mempunyai keterampilan, maka kebangkrutan yang didapat.

Artikel lain: Alasan Membeli Waralaba

  1. Pembukuan dan laporan keuangan yang jelas

Satu blunder besar yang sering dialami oleh pelaku usaha amatir ialah buruknya pembukuan dan laporan keuangan. Padahal, jalur edar finansial dalam sebuah pekerjaan merupakan salah satu faktor penting dalam mencapai kesuksesan. Oleh sebab itu, bedakanlah secara jelas dan rinci antara dana modal, dana operasional, keuntungan, dan dana lain-lain.

Cerita nyata yang terjadi pada salah satu kawan penulis, ia akhirnya gulung tikar karena gagal total dalam manajemen keuangan. Kawan penulis tersebut merupakan pedagang pernak-pernik aksesoris dan peralatan rumah tangga dengan harga mulai seribuan. Namun, karena ia tidak membuat pembukuan keuangan, akhirnya hasil keuntungan dan dana operasional pun tidak jelas perhitungannya. Selain itu, ia juga tidak bisa memisahkan antara dana usaha dan dana rumah tangga. Padahal, ia sempat mengeruk sukses dan bisa membeli motor dari usaha tersebut.

  1. Menyiapkan dana darurat

Dunia bisnis dipenuhi dengan segala situasi yang tidak pasti. Baik itu dari segi ekonomi maupun perubahan sosial masyarakat. Menyiapkan dana darurat bisa menjadi penyelamat bagi perusahaan anda bila sewaktu-waktu terjadi peristiwa yang tidak diinginkan menimpa perusahaan anda, semisal kebakaran, banjir, perampokan, naiknya harga bahan baku, dsb. Di sinilah peran dana darurat akan menyelamatkan kehidupan usaha yang anda geluti.

Sebisa mungkin, persiapkanlah dana darurat ini semenjak anda mengumpulkan niat untuk membuat usaha. Namun, bila anda memang tidak memiliki modal untuk menyisihkan dana cadangan, maka mulailah menabung sejak anda mendapatkan keuntungan dari perjalanan bisnis anda. Dengan cara ini, lama kelamaan dana darurat akan terkumpul dan bisa menjadi penyelamat di saat genting.

Artikel lain: Investasi emas atau reksadana?

Dana darurat di sini pun tidak selalu berarti uang, usaha cadangan seperti investasi emas dan properti pun bisa menjadi solusi yang cerdas. Selain itu, biasanya perusahaan-perusahaan besar akan membuka usaha-usaha lain yang menjadi penyokong dari bisnis utama mereka. Trik ini bisa anda tiru untuk menyelamatkan usaha anda dari kerugian. Bila anda tidak memiliki cukup modal pun, membangun bisnis baru bersama sesama rekan pengusaha bisa anda lakukan. Pendek kata, berusahalah sebaik mungkin dalam berbisnis sembari menyiapkan diri untuk menghadapi situasi terburuk.

Baca juga: Cara Memulai Bisnis Bagi Pemula

peluang bisnis forex trading

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.