Seputar Biaya Reksadana dan Cara Perhitungannya

Tidak semua hal bisa dilakukan secara Cuma-Cuma atau gratis. Begitupun dengan reksa dana. Meskipun tidak semua biaya dibebankan pada investor namun investor juga mengenal adanya biaya pembelian, penjualan dan pengalihan.

Sedangkan secara umum, dalam pembagian pembayarannya pada reksa dana biaya-biaya yang dipakai dalam reksa dana dibebankan pada tiga pihak yakni manager investasi, pada pihak reksa dana sendiri dan pada investor.

Lalu bagaimana pembagian biaya-biaya tersebut? Di bawah ini akan kami sajikan bagaimana reksa dana membagi biaya-biaya tersebut. Pembagian tersebut adalah:

Advertisement

Penanggungan Biaya Pada Manager Investasi

Dalam pembentukan awal mula reksa dana, untuk menyelenggarakan jasa pengelolaan dana secara kolektif manager investasi melakukan kontrak dengan bank Kustodian. Kontrak tersebut biasa disebut dengan kontrak investasi kolektif atau disebut dengan KIK. Dalam proses pembuatan KIK tersebut manager investasi membutuhkan bantuan konsultan hukum, notaris agar kokntrak yang dibuat sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Untuk menjalankan proses tersebut manager investasi juga membutuhkan bantuanyang lain dengan memperkerjakan SDM mulai dari divisi riset, pengelolaan dana, pemasaran, operasional, IT, Compliance, Customer Service, dan berinvestasi untuk infrastruktur seperti membayar sewa gedung, berlangganan data, sistem IT, dan kendaraan operasional sebagaimana perusahaan pada umumnya.

Selain itu, Agar diminati masyarakat, manager investasi juga perlu melakukan promosiĀ  dengan berbagai media seperti iklan, edukasi ataupun sosialisasi kepada calon nasabah dan training untuk meningkatkan ketrampilan tenaga pemasarnya.

Untuk menjalankan itu semua tentu tidaklah gratis. Dari mulai membayar konsultan hukum, notaris , iklan, biaya untuk publikasi ataupun promosi ataupun biaya pengembangan infrastruktur kesemuanya itu akan ditanggung oleh manager investasi.

Artikel lain: Bisnis Forex Trading, Return Tinggi Namun Penuh Resiko

Penanggungan Biaya Pada Reksa Dana

Dalam perjalanan pengelolaan investasi ada beberapa biaya yang dibutuhkan seperti biaya transaksi perusahaan sekuritas, Pajak Pertambahan Nilai (PPn) atas biaya transaksi, Pajak kepada bursa (Levy), Pajak atas bunga deposito, Pajak atas kupon dan capital gain obligasi ataupun biaya keci- kecil namun bersifat rutin seperti biaya materai, biaya pembukaan rekening bank, biaya administrasi perbankan dan biaya terkait operasional lainnya.

Selain itu, ada juga pembiayaan pelaksanaan divisi bank kustodian. Pembiayaan-pembiayaan tersebut diantaranya adalah biaya cetak dan distribusi surat konfirmasi dan laporan bulanan. Selain itu reksa dana juga memerlukan biaya untuk menggaji manager investasi dan divisi bank kustodian sebagai karyawan dari reksa dana. Untuk besar penggajian sendiri berbeda antara manager investasi dengan bank kustodian. Untuk manager investasi dengan beban tanggung jawab yang besar gajihnya sekitar 0,5 persen hingga 3 persen per tahun, sementara gaji untuk Bank Kustodian berkisar antara 0,25 persen – 0,5 persen per tahun.

Setiap bulan, untuk memepertanggung jawabkan hasil kerja tersebut, maka perlu adanya audit. Dalam prosesnya, audit tersebut dibantu oleh konsultan hukum, notaris ataupun auditor.

Kesemua kebutuhan yang dibutuhkan di atas tentu tidak gratis. Semua biaya tersebut sebenernya ditangguhkan pada investor. Namun, karena kadang sulit maka dari pihak reksa dana akan memotong secara otomatis dari dana investor di reksa dana. Jadi, penghitungannya tetap reksa dana yang mengeluarkan.

Artikel lain: Waralaba yang Cocok untuk Ibu Rumah Tangga

Penanggungan Biaya Oleh Investor

Biaya ini tentu berbeda dengan biaya sebelumnya karena biaya in langsung dikeluarkan oleh investor. Jenis biaya ini biasanya akan mengurangi nilai investasi dan manfaat yang diterima langsung oleh investor. Untuk biaya yang ditanggung oleh investor sendiri jenisnya ada tiga macam yakni biaya pembelian, subscription / top up fee), biaya penjualan (redemption fee) dan biaya pengalihan (switching fee).

Baca juga: Reksadana Pendapatan Tetap

peluang bisnis forex trading

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *