Panduan Rencana Investasi di Reksadana

Panduan Perencanaan Investasi dengan Reksa Dana
Dalam melakukan investasi reksadana, seorang investor harus memiliki sebuah rencana yang matang. Karena jika anda tidak mempunyai rencana, maka anda dapat mengalami kerugian.

Terdapat prinsip perencanaan yang baik yakni SMART (Specific, Measurable, Attainable, Relevant, dan Time Bound). Sebuah rencana harus memilki pernyataan yang jelas atau spesifik. Rencana tersebut dapat dinyatakan dalam sebuah nominal atau measurable. Rencana juga harus dapat dicapai dengan kondisi keuangan dan pilihan yang tersedia di reksa dana atau disebut attainable. Pilihan pada reksa dana harus sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai atau relevant. Rencana yang baik harus memiliki batasan waktu atau disebut time bound.

Misalnya adalah keluarga terdiri dari bapak, ibu, dan seorang anak perempuan. Keluarga tersebut sedang merencanakan untuk persiapan masuk perguruan tinggi untuk anak perempuannya yang berusia 10 tahun saat ini.

Advertisement

Perencanaan dengan prinsip SMART adalah:

Specific
Jurusan Psikologi di Universitas Indonesia
Measurable
Misalkan saat ini biaya kuliah masih Rp 100 juta dan diperkirakan biaya akan naik menjadi Rp 214 juta dengan inflasi 10% per tahun
Attainable dan Relavant
Pilihan yang digunakan adalah reksa dana saham dengan cara investasi secara bulanan Rp 1.1 juta per bulan dengan asumsi tingkat pengembalian reksa dana saham sebesar 17% per tahun
Time Bound
Perhitungan tersebut menggunakan periode waktu 8 tahun. Sehingga reksa dana akan dicairkan pada saat anak mereka berusia 18 tahun.

Untuk investor yang awam, membuat perencanaan investasi seberti yang dicontohkan bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Walapun calon investor mempunyai latar belakang pendidikan keuangan atau ekonomi, pasti ada hal-hal yang belum dapat dipahami. Oleh karena itu, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan oleh investor, sebelum melakukan sebuah investasi.

Artikel lain: Biaya-biaya Reksadana

Mengumpulkan informasi tentang asumsi inflasi dan biaya yang dibutuhkan. Biaya pendidikan memiliki jumlah biaya yang berbeda-beda tergantung jurusan dan perguruan tinggi yang akan dituju. Terdapat beberapa jurusan yang 100-200% lebih mahal daripada jurusan administrasi. Misalnya jurusan teknik komputer, desain, kedokteran, dan kesehatan masyarakat. Biaya pendidikan di perguruan tinggi negeri dengan perguruan tinggi swasta juga memiliki jumlah yang berbeda. Begitu juga dengan perguruan tinggi di luar negeri juga akan lebih mahal. Sebenarnya keungan tidak hanya ditujukna untuk pendidikan anak.

Tetapi keuangan dapat berguna untuk hal-hal lain seperti biaya liburan, biaya pernikahan, pengembangan kekayaan, pension, dan biaya kebutuhan lain. Berapa jumlah uang tersebut, tentunya tergantung dengan gaya hidup yang diterapkan oleh masing-masing individu. Sehingga sebelum anda melakukan sebuah investasi, maka anda perlu mencari jumlah yang anda perlukan untuk mencapai tujuan yang anda inginkan.

Anda dapat mencari berbagai informasi yang anda perlukan dengan menggunakan internet. tetapi anda perlu menanyakan setiap informasi tersebut kepada orang professional yang lebih terpercaya untuk menghindari adanya kesalahan dalam perencanaan. Untuk menghitung inflasi acuannya adalah 10% untuk biaya pendidikan dalam negeri. 6-8% untuk kebutuhan umum, 5% untuk biaya pendidikan luar negeri.

Dalam melakukan sebuah rencana, anda harus tetap fokus dan disiplin dengan rencana yang telah anda buat. Selanjutnya anda harus menghitung berapa uang yang diperlukan untuk modal investasi yang dilakukan. Anda harus menghitung jumlah kebutuhan pada saat ini dan ditambah dengan asumsi inflasi yang akan terjadi di tahun yang akan datang. Jika ada hal yang belum anda pahami, anda dapat meminta bantuan customer service, agen penjual reksa dana, dan manajer investasi dalam melakukan perhitungan tersebut.

Baca juga: Panduan Memilih Reksadana yang Tepat

peluang bisnis forex trading

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.