Memilih Reksadana, Lewat Bank atau Beli Online?

Pilihan Memulai Reksa Dana

Untuk memulai melakukan investasi ini tidaklah sulit. Ada banyak pemasaran jenis investasi reksa dana yang mulai bisa menjadi pilihan. Dulu, untuk membuka dan memulai investasi reksadana perlu mendatangi manajer investasi atau bank yang menjadi penjual reksa dana. Namun, kini hal itu tidak perlu terjadi karena seiring perkembangan zaman, pemasaran investasi reksa dana ini juga memiliki semakin luas. Karena sekarang ada agen penjual yang memasarkan produk investasi reksa dana melalui online.

Sebelumnya investasi reksa dana hanya bisa dilakukan dengan menemui manajer investasi. Dan pada waktu itu berfokus pada dana pensiun, dana asuransi maupun yayasan. Untuk investor yang berasal dari sebuah institusi maka kegiatan pemasarannya akan dilakukan dan ditangani oleh pihak manajer investasi dan hal ini akan terus berlanjut hingga saat ini. Sementara untuk investor perorangan, ada kerja sama yang dijalin dengan manajer investasi dan bank sebagai agen penjual yang menjadikan bank ini menjadi salah satu pilihan untuk memasarkan produk reksa dana. Pemilihan bank sebagai agen penjual ini sangat tepat karena bank memiliki akses pada nasabah. Walaupun pemasaran perorangan pada bank ini akan merujuk pada nasabah yang memiliki dana yang cukup besar.

Advertisement

Ada juga manajer investasi yang memasarkan produknya sendiri dan tidak melalui bank sebagai agen penjual. Pemasaran langsung yang dilakukan manajer investasi ini juga bisa menghasilkan jaringan yang tidak kalah besar dengan yang dilakukan oleh bank terhadap nasabahnya. Pemasaran yang sekarang mengikuti perkembangan zaman sekarang adalah pemasaran online. Kegiatan pemasaran yang dilakukan secara online ini juga harus memiliki izin resmi dari OJK. Perusahaan yang memasarkan produknya secara online ini memberikan fasilitas pada calon investornya supaya dapat berinvestasi lebih mudah.

Artikel lain: Keuntungan Menjadi Investor Reksadana

Banyak Saingan

Perusahaan yang memasarkan investasi reksa dana ini juga semakin banyak. Sehingga hal ini dapat memengaruhi pilihan calon investor dalam membuka investasi reksa dana. Bukan hanya bank yang memasarkan produk investasi, namun juga perusahaan sekuritas ikut mulai memasarkan produk investasi reksa dana ini. Pemasaran yang dilakukan secara online ini dikhususkan pada calon investor yang lebih sering menghabiskan waktu dengan kegiatan yang menggunakan teknologi.

Dari ketiga bentuk pemasaran yang ada di masyarakat ini tentu memiliki keunggulan dan kelemahan juga. Membeli produk reksa dana dari pemasarnya secara langsung ini bisa membuat investor lebih paham dengan produk reksa dana yang akan dipilihnya. Sementara itu juga, investor bisa berkonsultasi mengenai situasi pasar sehingga bisa meminta saran untuk memilih produk yang tepat. Ketika membeli produk investasi reksa dana melalui bank sebagai agen penjual juga bisa dilakukan. Pilihan produk investasi reksadana yang ditawarkan ini juga cukup banyak. Namun, untuk investor pemula mungkin akan sedikit bingung untuk menentukan produk yang tepat. Sementara untuk pembelian online bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Hanya saja, investor ini harus menganalisa sendiri masing – masing karakteristik produk yang ada di dalam reksa dana ini.

Artikel lainnya: Cara Memilih Reksadana yang Tepat

Memilih Jalur Yang Tepat

Dengan mempertimbangkan baik dan buruknya jalur investasi yang dipasarkan ini tentu akan membuat calon investor memilih jalur pemasaran yang tepat. Untuk calon investor yang telah memiliki pengetahuan lebih mengenai reksa dana ini bisa saja memilih jalur pemasaran online atau melalui agen penjual di bank. Namun, tidak menutup kemungkinan juga untuk memilih jalur pemasaran langsung yang ada karena bisa berkonsultasi langsung pada tenaga pemasar.

Baca juga: Investasi Jangka Pendek yang Menguntungkan

peluang bisnis forex trading

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *