Melihat Peluang Usaha Sarung Jok Motor dan Mobil

Meraup untung dari usaha sarung jok motor & mobil

Sebagai masyarakat modern yang mengenyam pendidikan tinggi, kita seharusnya jeli melihat setiap fenomena yang terjadi di tengah masyarakat sebagai peluang bisnis. Tidak perlu inspirasi muluk-muluk untuk bisa mengeruk ceruk rupiah, cukup kita amati apa saja hal yang ada di sekitar kita dan kita gunakan pola pikir kreatif dan keterampilan kita untuk mengubahnya menjadi uang. Satu contoh yang sangat sederhana ialah membludaknya alat transportasi.

Banyaknya kendaraan pengangkut manusia baik itu yang berjenis umum maupun pribadi seharusnya bisa menjadi ide brilian bagi anda, seperti mendirikan usaha sarung jok motor. Pandangan masyarakat akan alat transportasi yang dulu hanya digunakan untuk sekedar berpindah dari satu tempat ke tempat lain, kini telah bergeser menjadi sebuah gaya hidup dan ajang pamer.

Advertisement

Akibatnya, berbagai sentuhan modifikasi pun diterapkan baik untuk mencapai prestise maupun meningkatkan kenyamanan pengendara dan penumpangnya. Nah, usaha sarung jok pastinya tidak akan pernah sepi dari orderkan mengingat tingginya angka populasi kendaraan di tanah air sementara jasa sarung jok masih bisa dihitung dengan jari.

Artikel lain: Peluang Usaha Modal Kecil, Cuma Rp 500ribu

Bila dicermati, usaha sarung jok pun memiliki sejumlah keuntungan dan prospek kesuksesan yang menjanjikan. Hal ini didukung dengan terus bertambahnya jumlah kendaraan di masyarakat, seperti yang telah dijelaskan di atas, dan terus lahirnya model kendaraan baru sehingga desain jok pun terus berkembang. Dengan kata lain, usaha anda takkan mengalami kebangkrutan selama kendaraan masih ada. Keistimewaan lain yang dimiliki oleh usaha sarung jok ialah anda tidak membutuhkan tempat usaha yang besar. Cukup gunakan kios kecil sederhana yang bisa fungsikan sebagai bengkel. Yang patut anda perhatikan juga ialah lokasi kios anda berdiri sehingga mudah diketahui dan dijangkau oleh calon konsumen.

Artikel lain: Cara Berjualan di Instagram

Belajar dari kesuksesan Bapak Zainal Abidin

Berbicara motivasi bisnis tanpa contoh nyata takkan lebih dari dongeng semata. Nah, di sini penulis mengajak pembaca sekalian untuk belajar dari kesuksesan bapak Zainal Abidin, seorang pengusaha sarung jok motor yang sekarang hidup sejahtera berkat bisnis ini. Bapak Zainal adalah orang Semarang yang kemudian pergi merantau ke Jogja demi memperoleh penghidupan yang lebih baik. Sesampainya di sana, ia pun memulai bisnis sarung jok mobil. Sayangnya, usaha tersebut kurang berjalan mulus karena masih sedikitnya jumlah kereta besi saat itu. Akhirnya, ia pun mengalihkan konsentrasi ke jok motor.

Singkat cerita, usaha tersebut pun terus mengalami kemajuan karena jumlah motor terus meningkat, dan seiring dengan berjalannya waktu, ia kembali membuka jasa sarung jok mobil karena pemilik roda empat semakin menjamur. Ia kemudian memutuskan untuk membuka dua tempat usaha bernama Surabaya Karya dan Gejayan Innova yang masing-masing menerima order jok motor dan mobil.

Kepada wartawan, ia mengaku bahwa dalam sehari ia bisa menerima pesanan hingga 15 jok motor per hari, sementara untuk jok mobil minimal 1 buah per harinya. Banyaknya konsumen yang mampir ke ‘kiosnya’ karena Pak Zainal berani menawarkan harga yang jauh lebih murah ketimbang pesaingnya. Sebab, Pak Zainal sangat cerdik dalam mencari tempat kulakan sarung jok sehingga ia bisa mendapatkan harga baku yang sangat miring.

Selain itu, Pak Zainal pun terus berinovasi setiap kali muncul kendaraan model baru, terutama mobil. Ia akan langsung membuat pola dari jok mobil terbaru di atas karton sehingga bila ada konsumen yang datang, ia bisa langsung memotong pola tersebut di atas kulit. Bila dihitung mulai dari biaya bahan baku, gaji karyawan, dan pengeluaran lain-lain, maka ia bisa mendapatkan omzet hingga 11 juta setiap bulannya!

Baca juga: Peluang Usaha Bengkel Motor dan Bisnis Makanan Ala Food Truck

peluang bisnis forex trading

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *