Apakah Franchise yang Aman bagi Pemula?

swalayan franchise

Adakah bisnis franchise yang aman dan bebas resiko bagi pemula bisnis? Jika pertanyaan ini ditanyakan ke para pelaku bisnis mungkin jawabannya relatif, bisa ada bisa juga tidak.

Bagi seorang pemula yang baru pertama kali terjun ke dunia bisnis, bisnis franchise dianggap sebagai cara aman untuk memulai karena tidak harus menyiapkan segalanya dari nol. Produk dan strategi penjualan sudah baku dan telah disiapkan oleh franchisor.

Advertisement

Lalu, apakah sistem franchise itu aman dan bebas resiko? Bisa ya bisa juga tidak, tergantung peran Anda dalam mengikuti saran dan anjuran dari pemilik franchise. Juga sangat tergantung kepada kerja keras Anda dalam menjalankan bisnis tersebut. Walaupun kerja keras Anda juga belum tentu menjamin keberhasilan bisnis yang Anda jalankan, tergantung pada daya tahan Anda.

Mengapa demikian? Pada dasarnya bisnis apapun mempunyai resiko. Tidak ada bisnis yang tanpa resiko. Bahkan menyimpan uang di deposito pun juga ada resikonya. Ini sudah terjadi seperti pada krisis moneter tahun 1998. Ataupun kasus yang menimpa perbankan tertentu.

Pada dasarnya franchise hanyalah sebuah sistem pemasaran yang dilakukan oleh pemilik untuk memperluas pasar bisnisnya. Setelah sukses menjalankan bisnis di beberapa tempat dengan menggunakan merek sendiri, pemilik bisnis berniat melakukan ekspansi dengan membuka franchise. Pemilik menduplikasi sistem bisnisnya, mulai dari produk yang dijual hingga pemasaran untuk dijalankan oleh pihak lain. Sistem inilah yang dinamakan franchise. Sistem ini akan mempunyai dampak yang luar biasa terhadap branding dari bisnis tersebut.

Franchisor (pemilik franchise) yang sukses menjalankan suatu bisnis telah mempunyai pengalaman dan sistem yang baku. Sistem inilah yang akan dijalankan oleh orang lain dengan mengikuti saran dan petunjuk franchisor. Setidaknya franchisor telah menguasai bisnis tersebut. Mungkin franchisor telah mengalami berbagai masalah yang timbul dan tahu bagaimana mengatasinya. Pernah bangkrut dan jatuh bangun, pasang surut dalam berbisnis sudah dialaminya. Pengalaman ini membuat franchisor menyadari hal-hal yang harus dilakukan agar berhasil dan hal-hal yang sebaiknya dihindari agar tidak mengalami masalah yang sama. Kesuksesan yang sudah diraih oleh franchisor inilah yang dijadikan sebuah sistemĀ  dalam bentuk model bisnis untuk diduplikasi.

Bagi seorang pemula bisnis, sistem bisnis dengan menduplikasi bisnis yang telah sukses berjalan mungkin merupakan jalan ‘mudah’ untuk terjun pertama kali ke dunia bisnis. Namun, apakah sistem franchise ini pasti berhasil dan aman? Jawabannya relatif. Menurut penulis, bisnis franchise akan berhasil jika pelakunya menjalankan bisnis tersebut dengan hati. Artinya ia benar-benar menikmati dan menjiwai apa yang dilakukan. Misalnya, jika ia menyukai olahraga bulu tangkis, kemudian membuka toko yang menjual alat-alat buku tangkis, itu lebih baik dan biasanya lebih bisa bertahan lama ketimbang ikut-ikutan bisnis yang sedang naik daun namun tidak memiliki passion/minat terhadapnya.

Orang yang menjalankan bisnis franchise yang sesuai dengan minatnya mempunyai peluang sukses lebih besar. Karena ia tidak terlalu pengaruh dengan perkataan orang lain, pantang menyerah terhadap masalah atau kegagalan. Setiap masalah yang timbul dianggapnya sebagai sebuah tantangan.

Pada kenyataannya orang-orang sukses di dunia ini bukanlah orang yang tidak pernah gagal di bidangnya. Justru mereka adalah orang yang sudah berkali-kali gagal dalam mewujudkan cita-citanya. Namun, ia tidak berhenti karena kegagalan, justru ia mensikapi kegagalan tersebut dengan keyakinan yang kuat bahwa ia akan berhasil.

Sebuah contoh klasik dimana seorang Thomas Alva Edison dalam eksperimennya telah melakukan percobaan sebanyak 10.000 kali. Namun ia menyatakan tidak gagal tetapi telah menemukan 10.000 cara yang membuat eksperimennya tidak berjalan sesuai yang diharapkan. Edison menganggap dirinya mengetahui 10.000 cara lebih banyak dibanding orang lain yang membuat sesuatu yang tidak akan berjalan. Edison kini dikenal orang sebagai penemu bola lampu.

Jadi begitupun dalam bisnis franchise. Bisa disimpulkan bahwa bisnis franchise termasuk bisnis yang aman, terlebih bila dijalankan sesuai dengan minat Anda. Hindari menjalankan bisnis hanya karena ikut-ikutan namun sebenarnya Anda tidak menyukai.

Jika Anda menyukai dunia fashion, carilah bisnis fashion yang memiliki franchise yang bagus. Jika Anda mempunyai minat terhadap pendidikan, carilah franchise lembaga pendidikan yang mempunyai sistem yang bagus.

Selain faktor minat, perlu dipertimbangkan juga bagi pemula bisnis untuk memilih franchise yang modalnya relatif kecil. Ini untuk memperkecil resiko yang mungkin terjadi.

peluang bisnis forex trading

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *