Apa itu Prospektus Reksa Dana

Mengenal Prospektus Reksa Dana

Banyak sekali orang yang menganalogikan reksa dana dengan sebuah kendaraan ada yang cepat dan ada juga yang lambat. Seperti sebuah kendaraan tentunya tidak lengkap jika tidak menggunakan manual book, atau berbagai macam dokumentasi yang akan memberikan berbagai macam informasi tentang siapa yang akan mengelola dana tersebut, rekam jejak transaksi, tata ara bertransaksi, hak dan juga kewajiban para investor, hingga tata cara reksa dana dibubarkan, semua hal ini akan ada dalam sebuah buku yang disebut dengan propektus.

Reksa dana sendiri adalah sebuah kontrak investasi kolektif yang akan dilakukan para manager investasi dan bank kustodian itu sendiri. Jadi yang sebenarnya adalah pada investor mengikat kontrak dengan manager investasi atau pun bank custodian, melainkan para investor hanya akan membeli produk yang termasuk ke dalam kontrak kolektif tersebut. Namun begitu para investor tentap dapat membaca isi kontrak yang disebut prospectus, yang notabene adalah ringkasan kontrak investasi kolektif.

Advertisement

Baca juga: Cara Memilih Manajer Investasi

Berdasarkan OJK seorang calon investor harus membaca dan juga memahami apa yang tertera dalam prospektus itu sendiri, sebelum investor menadatangani perjanjian tersebut.

Berikut ini adalah beberapa poin penting yang harus para investor ketahui tentang apa yang tercantum dalam propektus.

Informasi bank custodian dan nomor rekening reksa dana

Ketika seorang investor akan melakukan investasi di reksadana maka dana investasi akan disimpan di reksa dana, bukan di perusahaan yang akan akan diinvestasikan. Informasi nomor rekening pun biasanya atas nama reksa dana. Jika biasanya rekening reksa dana hanya ada di satu bank namun kini ada di beberapa bank lainnya, guna memudahkan transaksi antar perbankan.

Biaya mengenai reksa dana

Ada beberapa biaya yang harus dibayarkan oleh para investor dan ada juga yang dibayarkan secara tidak langsung oleh investor seperti :

  • Biaya langsung

Adapun beberapa biaya langsung harus dibayar oleh para investor adalah biaya pembelian, biaya penjualan, biaya pengalihan, dan juga biaya transfer proses transaksi.

  • Biaya tak langsung

Sedangkan biaya tak langsung yang harus dibayar oleh investor antara lain. Biaya manager investasi, biaya yang berkaitan dengan pengelolaan investasi, biaya bank custodian, audit, biaya pembaharuan prospectus, dll.

Baca juga: Biaya Reksadana dan Perhitungannya

Informasi mengenai jenis dan kewajiban investasi di reksadana

Reksa dana merupakan sebuah investasi yang penuh dengan resiko, hal ini harus dimengerti benar oleh para investor, selain itu para investor juga jarus mengerti benar akan jenis produk yang akan dibelinya, hal tersebut tercantum dengan jelas dalam prospektus. Ada banyak sekali jenis dari reksa dana, dan para investor juga akan diberikan informasi tentang berbagai macam kebijakan investasi yang sifatnya umum.

Informasi mengenai resiko reksa dana

Di awal prospetus akan dijelaskan bagaimana reksa dana adalah produk pasar modal dan bukan produk perbankan, dan sebagaimana bisnis atau investasi pada umumnya selalu saja ada resiko yang harus ditanggung, adapun beberapa resiko yang mungkin saja ditanggung oleh para investor adalah resiko perubahan hargam resiko liquiditas, resiko wanprestasi, resiko perubahan kurs, resiko kebijakan pemerintah, dan juga resiko makro ekonomi.

Informasi mengenai hak investor

Ada beberapa hal yang menjadi hak dari para investor, seperti berhak mendapatkan surat konfirmasi laporan bulanan, informasi mengenai harga reksa  dana yang ada saat ini, penjualan dan pengalihan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, melakukan transaksi pembelian, dll.

Prospectus pertama kali dan pembaharuan

Ada 2 jenis prospectus dalam reksa dana yaitu :

  • Prospektus pertama, atau prospektus yang dikeluarkan pertama kali, yang diterbitkan bersama reksa dana, seluruh biaya ini akan ditanggung oleh manager investasi.
  • Prospektus pembaharuan,¬† atau prospektus yang akan diterbitkan setiap tahun setelah reksa dana lebih dari 1 tahun. Biaya akan dikeluarkan akan ditanggung oleh reksa dana.

Baca juga: Memahami Resiko Investasi Reksadana

peluang bisnis forex trading

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.