4 Hal Penting Saat Membuka Bisnis Waralaba

Sekarang ini terdapat banyak sekali usaha waralaba di Indonesia dari berbagai jenis usaha yang ditawarkan. Mulai dari waralaba pada usaha rumah makan, waralaba mini market, bisnis pendidikan hingga usaha kesehatan, pusat kebugaran dan salon kecantikan.

Secara definisi bisnis waralaba adalah sebuah sistem atau cara mendistribusikan suatu produk berupa barang/jasa agar dapat menjangkau konsumen akhir lebih luas. Dalam sistem ini pemilik franchise/waralaba (franchisor) akan memberikan hak dan wewenang kepada individu atau badan usaha untuk menajalankan bisnis dengan merek yang sama, sistem, prosedur, dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya oleh franchisor dalam jangka waktu tertentu dan meliputi area tertentu.

Dalam tahap kedua suatu proses perencanaan keuangan seseorang (Financial Freedom) bisnis waralaba termasuk salah satu aset aktif berbentuk bisnis. Dengan demikian seseorang telah memasuki tahap mengaktifkan aset yang telah dimiliki menjadi produktif.

Oleh karena itu, pemilik bisnis waralaba diharuskan mempunyai standar operasional yang baku dan ketat untuk menghindari agar tidak terjadi hal-hal yang bisa menyebabkan hancurnya reputasi suatu merek.

Advertisement

Berikut ini adalah empat hal yang harus menjadi fokus bagi pemegang franchise agar dapat menggerakkan dan bisa mengembangkan bisnis franchisenya.

Perhatikan 4 Langkah Ini Saat Membuka Bisnis Waralaba:

Royalti Fee

Franchise fee adalah biaya yang dikeluarkan oleh franchisee untuk membeli hak franchise untuk periode waktu tertentu. Royalti fee didefinisikan sebagai kontribusi bagi hasil dari pendapatan franchisee atas pengunaan merek dagang dan produk milik franchisor.

Biaya royalti suatu waralaba bervariasi. Untuk waralaba asing biasanya akan dikenakan biaya yang tidak seditki, ini dikarenakan reputasi waralaba asing yang umumnya sudah mempunyai reputasi internasional.  Hal yang perlu diantisipasi mengenai biaya royalti ini adalah kenaikan biaya royalti untuk tahun-tahun selanjutnya. Biasanya pihak pemilik franchise/waralaba akan melakukan evaluasi terhadap biaya royalti tersebut apalagi jika pemilik melihat franchisee berhasil dalam melakukan usahanya.

Tempat usaha

Setiap pelaku bisnis ini perlu memperhitungkan dengan seksama mengenai pemilihan dan peruntukan tempat usaha. Selain masalah lokasi, perlu kejelasan apakah tempat usaha harus dimiliki sendiri atau boleh menyewa tempat. Mengenai tempat usaha ini sangat penting karena bisa berpengaruh pada keberlangsungan bisnis waralaba. Apakah tempat usaha tersebut bisa menghasilkan keuntungan atau tidak. Biasanya hal ini menjadi faktor penting dan banyak terjadi pada jenis usaha rumah makan atau kafe.

Modal usaha

Dalam bisnis waralaba ini, umumnya pihak franchisee akan menggunakan modal sendiri untuk menjalankan bisnisnya, hal ini juga menunjukkan keseriusan franchisee dalam berbisnis. Memang ada beberapa pemilik waralaba yang turut memberikan bantuan modal, itupun tergantung pada hasil penilaian pemilik waralaba.

Arus Kas Usaha

Hal yang paling penting dalam mengelola bisnis adalah pendapatan. Ya memang itulah sejatinya tujuan berbisnis. Seseorang yang menekuni bisnis waralaba pastinya ingin mendapatkan penghasilan yang lebih baik dan lebih mudah ketimbang berbisnis dari nol. Manajemen perputaran uang harus diterapkan dengan baik apapun jenis bisnis yang Anda kelola. Bukan soal besarnya omzet tetapi yang lebih penting adalah apakah bisnis tersebut memberikan keuntungan atau malah sebaliknya.

peluang bisnis forex trading

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *